Minggu, 31 Desember 2023

Galeri Dokumentasi Musyawarah Kerja 3 Tahun anggaran 2023



Dewan kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar menggelar Musyawarah Kerja ke-3 pada hari Sabtu 30 Desember 2023 di lantai bawah Masjid.

Adapun kegiatan ini diikuti oleh jajaran Mustasyar, Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz beserta Lembaga dan Badan Otonom Masjid dan juga dihadiri oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kabupaten Gianyar H.Ma'arif S.Ag

Berikut dokumentasinya:

















Minggu, 17 Desember 2023

Kapan Membaca Alhamdulillah?


*Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh*

Bacaan *الحمد لله / ALHAMDULILLAH*
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengamalkannya?

"Dari Aisyah, kebiasaan Rasulullah SAW jika menyaksikan hal-hal yang beliau sukai adalah mengucapkan Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush shalihat, yang artinya segala puji hanyak milik Allah SWT dengan segala nikmat dan kebaikan menjadi sempurna. Sedangkan jika beliau menyaksikan hal-hal yang tidak menyenangkan dan tidak disukai, beliau akan mengucapkan Alhamdulillah ala kulli hal yang artinya segala puji hanya milik Allah SWT di setiap keadaan." (HR Ibnu Majah No 3803).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Orang yang selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT sama dengan orang yang berpuasa." (HR Ibnu Majah)

Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW menyuruh manusia untuk mensyukuri atas apa yang kita miliki, bukan terus mengeluh karena merasa kurang. Bahkan, Rasulullah SAW membandingkan pahala orang yang selalu bersyukur sama seperti orang yang menjalankan puasa.

Jadi, kalau kita sedang menghadapi berbagai cobaan seperti kesulitan dalam pekerjaan atau terserang penyakit, cobalah untuk bersyukur sejenak kepada Allah SWT. Sebab dibalik cobaan yang menghadang, detikers akan diberikan kenikmatan yang luar biasa jika senantiasa sabar dan bersyukur.

Nah, ketika cobaan sudah hilang dan kenikmatan dunia terus datang silih berganti, jangan lupa untuk tetap bersyukur ya. Ingat, dalam Islam terdapat kenikmatan dunia yang disebut istidraj. Allah SWT melimpahkan rezeki, kesehatan, dan kebahagiaan kepada setiap orang yang dia kehendaki.

Namun, kenikmatan tersebut bisa menjadi peringatan akan azab dari Allah SWT apabila manusia lupa untuk bersyukur. Bahkan, karena terlalu asyik dengan nikmat dunia manusia terkadang jadi lalai untuk menjalankan ibadah salat wajib.

Follow: IG, FB, YB: @gemma_gianyar

*Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh*

Minggu, 10 Desember 2023

Jumat, 24 November 2023

Ketika Hidup Terasa Berat


Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

*DAKWAH SOSMED*

"Ketika Hidup Terasa Berat, Ingatlah Pesan Penuh Harapan"

Dalam setiap perjalanan kehidupan, kita sering dihadapkan pada cobaan dan kesulitan yang membuat langkah terasa berat. Namun, pada saat-saat sulit itulah, penting untuk mengingatkan diri bahwa di balik setiap kesulitan pasti terdapat kemudahan. Dalam ajaran agama, terdapat keyakinan bahwa Allah tidak memberikan ujian melebihi batas kemampuan seseorang.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an, "Sesungguhnya, bersama kesulitan itu ada kemudahan" (Q.S. Al-Insyirah: 5-6). Pesan ini mengajarkan kita untuk tetap optimis dan sabar saat menghadapi kesulitan, karena di setiap ujian terkandung pelajaran dan hikmah yang mungkin tidak terlihat pada pandangan awal.

Dalam momen ketika diri terasa lemah dan tidak mampu, ingatlah bahwa Allah adalah Maha Tahu tentang batas kemampuan kita. Dia tidak akan memberikan beban yang tidak dapat kita pikul. Dalil yang menguatkan keyakinan ini dapat ditemukan dalam firman-Nya, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya" (Q.S. Al-Baqarah: 286).

Maka, saat terasa terpuruk, berpeganglah pada keyakinan bahwa setiap kesulitan pasti diikuti dengan kemudahan, dan Allah tidak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan yang telah Dia anugerahkan. Dengan keyakinan ini, kita dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan penuh harapan, tahu bahwa setiap ujian adalah bagian dari perjalanan menuju kematangan dan kebahagiaan sejati.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Jumat, 17 November 2023

Takdir Allah


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Allah, Sang Maha Pencipta, telah menetapkan takdir bagi setiap hamba-Nya. Dalam kehidupan ini, kita sering dihadapkan pada berbagai ujian dan cobaan yang mungkin terasa berat. Namun, keyakinan dalam Islam mengajarkan kita bahwa semua takdir Allah memiliki kebaikan yang tersembunyi di dalamnya.

Dalil-Dalil dari Al-Qur'an dan Hadis:

Hikmah di Balik Setiap Cobaan:
Allah berfirman dalam Al-Qur'an, "Dan sesungguhnya Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar." (Q.S. Al-Baqarah: 155) Ayat ini menunjukkan bahwa ujian datang dalam berbagai bentuk sebagai cara untuk menguji kesabaran dan keteguhan iman kita.

Berhusnudzon pada Setiap Takdir:
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Ajaiblah urusan orang mukmin, semuanya baik baginya. Ini tidak berlaku bagi siapapun kecuali bagi orang mukmin. Jika dia mendapat kesenangan, dia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika dia tertimpa musibah, dia bersabar, dan itu juga baik baginya." Dari hadis ini, kita belajar untuk bersikap positif terhadap setiap takdir Allah, baik itu berupa kebahagiaan atau cobaan.

Ujian sebagai Peluang Peningkatan Diri:
Allah berfirman, "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, 'Kami telah beriman', sedang mereka tidak diuji?" (Q.S. Al-Ankabut: 2) Ujian adalah cara Allah menguji keimanan dan kepatuhan kita. Dalam setiap kesulitan, terkandung peluang besar untuk naik tingkat dalam kehidupan dan mendekatkan diri pada-Nya.

Semua Takdir Allah sebagai Bentuk Rahmat:

Berdasarkan prinsip-prinsip Islam, semua takdir Allah adalah bentuk rahmat-Nya. Saat terasa berat, kita diajarkan untuk berhusnudzon, yaitu berpikiran baik dan percaya bahwa setiap ujian membawa kebaikan di dalamnya. Kesabaran dan keikhlasan kita dalam menghadapi takdir-Nya akan membuka pintu-pintu keberkahan dan peningkatan diri yang tak terduga.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Jumat, 10 November 2023

Pahlawan Dalam Islam


DAKWAH SOSMED

ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WA BARAKATUH


**Pahlawan Dalam Islam: Teladan Kesalehan dan Keadilan**

Islam mengajarkan bahwa pahlawan bukan hanya mereka yang berperang di medan tempur, melainkan juga individu yang menunjukkan keberanian, kesalehan, dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari. Pahlawan dalam Islam adalah sosok yang mencerminkan nilai-nilai Islam dalam tindakan dan karakter mereka.

1. **Pahlawan Iman:**
   Pahlawan sejati dalam Islam adalah mereka yang memiliki iman yang teguh. Mereka menunjukkan ketabahan dan kepercayaan kepada Allah dalam menghadapi segala ujian kehidupan. Ketaatan mereka kepada ajaran Islam menjadi landasan utama dalam mengarungi setiap liku-liku kehidupan.

2. **Pahlawan Keadilan:**
   Pahlawan dalam Islam adalah pelaku keadilan. Mereka menentang segala bentuk ketidakadilan dan berdiri tegak di hadapan yang benar. Menurut ajaran Islam, keadilan adalah pangkal keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

3. **Pahlawan Akhlak Mulia:**
   Rasulullah Muhammad صلى الله عليه وسلم adalah teladan utama dalam hal akhlak mulia. Pahlawan dalam Islam adalah mereka yang menjunjung tinggi nilai-nilai seperti kasih sayang, kejujuran, dan kesopanan dalam hubungan dengan sesama.

4. **Pahlawan Cinta dan Persaudaraan:**
   Islam mengajarkan cinta dan persaudaraan antar sesama. Pahlawan dalam Islam adalah mereka yang menunjukkan cinta dan kasih sayang kepada keluarga, tetangga, dan seluruh umat manusia. Mereka menjadikan cinta sebagai pangkal keharmonisan hubungan sosial.

Melalui keteladanan pahlawan dalam Islam, umat dapat memetik hikmah dan menjalani kehidupan dengan penuh makna. Pahlawan bukan hanya figur sejarah, tetapi juga individu-individu di sekitar kita yang menjalani kehidupan dengan penuh keikhlasan, ketulusan, dan dedikasi kepada nilai-nilai Islam. Dengan mengambil inspirasi dari pahlawan ini, kita dapat menjadi agen perubahan yang membawa kebaikan dalam masyarakat.

WAALAIKUM SALAM WARAHMATULLAHI WA BARAKATUH

Minggu, 15 Oktober 2023

Haul Akbar Kabupaten Gianyar ke 6


Pengurus Daerah (PD) Majelis Al-Khidmah Kabupaten Gianyar bersama Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar mengadakan Haul Akbar Kabupaten Gianyar ke-6. Sekaligus dirangkai dengan peringatan Hari Santri tahun 2023.

Bertempat di Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar acara dimulai dengan Tawassul, Istighotsah dan Pembacaan Surat Yasin. Kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jilani dan Maulidurrasul ﷺ.



H. Ibnu Atho'illah,ST,MT selaku Ketua PD Majelis Al-Khidmah menyampaikan bahwa kehadiran kita saat ini tentu tidak lepas dari jasa para leluhur yang telah mengupayakan segala sesuatunya untuk kita bersama. Untuk itu sebagai bentuk rasa syukur kita kepada orang tua kita, kepada leluhur kita maka secara rutin kita kirim doa kepada mereka.

Bupati Gianyar yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Badan Kebangpol Kabupaten Gianyar, I Dewa Gede Putra Amerta menyampaikan harapan agar wadah ini bisa menjadi pelengkap kebersamaan dan sikap toleransi kita dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.


Akhir kata saya berharap saudara - saudara umat Muslim sekalian agar mampu menjadi contoh bagi rekan-rekan lainnya. Mari kita bersama menjaga keamanan ketentraman dan ketertiban antar umat beragama di Kabupaten Gianyar ini, tutupnya.

Adapun Mauidhoh Hasanah disampaikan oleh Dr. K.H. Abdur Rasyid Zuhro,M.Fil.I, Ketua Umum Pengurus Pusat At-Thoriqoh Al-Qodiriyah wa Naqsyabandiyah Al-Utsmaniyah dan juga Ketua STAI Al-Fithrah Surabaya.



Beliau menyampaikan bahwa majelis seperti ini merupakan bukti dari rasa bakti kita kepada orang tua kita, leluhur- leluhur kita. Yang mana haul para masyaikh hanyalah label atau mereknya saja. Karena di alam sana, para leluhur kita wajahnya berbinar melihat kita berada di majelis dzikir seperti ini, ujarnya.

Minggu, 08 Oktober 2023

Perhelatan Festival Seni Budaya Islam Kabupaten Gianyar 2023


Pembukaan dengan pemukulan rebana

Forum Komunikasi Majelis Taklim Ibu - Ibu (FKMTI) Kabupaten Gianyar beserta Lembaga Pengembangan Seni Budaya Islam (LPSBI) Kabupaten Gianyar dan Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar menyenggala menyelenggarakan Festival Seni Budaya pada tanggal 8 Oktober 2023 di halaman depan Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar

Adapun kegiatan ini diikuti oleh 17 Majelis Taklim (MT) ibu-ibu yang ada di Kabupaten Gianyar. Dan terbagi atas tiga bentuk lomba yakni lomba sholawat tanpa menggunakan alat musik yang diikuti 17 MT. Kemudian 7 peserta kategori qasidah dan 5 peserta kategori Hadrah.



Ketua FKMTI Kabupaten Gianyar, Hj. Titik Handayani dalam sambutannya berharap agar kegiatan ini berkesinambungan dan menimbulkan dampak positif bagi seluruh umat muslim yang ada di Kabupaten Gianyar.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, H. Ma'arif,S.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menandakan kegiatan moderasi beragama di Gianyar sudah terlaksana dengan baik. Yakni dengan adanya FKMTI, LPSBI dan LPTQ.

Penampilan MT Nurul Huda yang memperoleh Juara 1

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, mengapresiasi kegiatan seperti ini. Sebagai ekspresi seni budaya Islam yang luhur. Berbagai keunikan khas adat budaya dikumpulkan di Kepulauan Nusantara ini sudah sepantasnya mendapat perhatian melalui festival seni seperti ini, tutupnya. Sekaligus membuka acara secara resmi.

Adapun juara kategori Sholawat ialah
Juara 1 : MT Khoirul A'mal
Juara 2  : MT Nurul Yaqin
Juara 3 : MT Aisyah Zipur
Juara Harapan 1 : MT Yasmin
Juara Harapan 2 : MT Al Batul Ubud
Juara Harapan 3 : MT Kalimatun Sawa



Juara kategori Qasidah Klasik
Juara 1 : MT Nurul Huda, Celuk
Juara 2 : MT Al Hidayah, Batubulan
Juara 3 : MT Nur Hidayah, Tegallalang
Juara Harapan 1 : MT Al Mawaddah, Pering
Juara Harapan 2 : MT Darul Hijrah, Keramas

Juara kategori Hadrah Kontemporer
Juara 1 : Darul Hijrah, Keramas
Juara 2 : Permai KS, Belega
Juara 3 : Majelis Nur Hidayah, Tegallalang
Juara Harapan 1 : YAPPENATIM Gianyar
Juara Harapan 2 : Majelis Nyusur Langit
Juara Harapan 3 : Ar - Raudhah, Siangan

Jumat, 29 September 2023

3 Cara Ikhlas Menerima Takdir Allah SWT


*Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh*

3 Cara Ikhlas Menerima Takdir Allah SWT

Dalam keadaan apapun, baik suka maupun duka, harus menerima takdir. Sebab, takdir merupakan kehendak dari Allah SWT yang tidak dapat diubah. Terkadang, Allah SWT sengaja menunda kesuksesan manusia untuk mengukur derajat keikhlasan hamba-Nya. Sebab, sikap ikhlas dalam menerima takdir Allah SWT akan membuat seseorang selalu berprasangka baik kepada-Nya. Salah satu cara terbaik untuk meyakini takdir Allah SWT adalah dengan ikhlas menerimanya. Sebab, Allah SWT mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Berikut cara ikhlas menerima takdir Allah SWT yang dikutip dari buku 10 Principles of Perfect Muslimah oleh Tina Manroe. 

1. Yakin dan ridha
Umat Muslim harus meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT mempunyai rencana terindah dan terbaik bagi hamba-Nya. 
“Sesungguhnya Allah SWT apabila mencintai sebuah kaum, maka Dia mengujinya. Barangsiapa yang ridha maka dia mendapatkan keridhaan dan barangsiapa yang benci maka dia hanya akan mendapatkan kebencian.” (HR. Tirmidzi)

2. Berpikir positif
Berpikir positif menjadi salah satu cara untuk menerima takdir dengan ikhlas karena dapat memberikan ketenangan hati. 
“Janganlah engkau berkata seandainya aku berbuat begini tentu begini dan begitu tentu akan seperti ini dan seperti itu.” (HR. Muslim)

3. Selalu memohon pertolongan kepada Allah SWT
Takdir merupakan bagian dari kekuasaan Allah SWT. Dalam menghadapinya, umat Muslim wajib memohon pertolongan kepada-Nya untuk mengambil keputusan terbaik.
“Bersemangatlah untuk memperoleh apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan sekali kali kamu merasa tidak berdaya.” (HR. Abu Hurairah)

Follow: IG, FB, YB: @gemma_gianyar

*Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh*

Panulis & Desain : Iqbal Dwi P

Rabu, 20 September 2023

Pengajian Umum Peringatan Maulid 1445 H


Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar bersama Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al - A'la Kabupaten Gianyar menggelar Pengajian Umum dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad  ﷺ pada Selasa 19 September 2023.

Acara yang bertempat di Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar dimulai dengan Sholat Maghrib berjama'ah. Kemudian dilanjutkan dengan Tahlil dan pembacaan surat Yasin yang dipandu oleh Ustadz Ali Fardi.



Acara dilanjutkan kembali selepas rangkaian Sholat Isya berjama'ah dengan pembacaan Sholawat Udhiya 'Ulami dan pembukaan oleh Ustadz Nur Rofiq. Dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al - Qur'an oleh Ustadz Mahram.

Habib Ali Usman As-Segaf dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa bahagia kita ialah bahagia yang kekal selamanya. Yakni atas kelahiran Nabi Muhammad ﷺ.


Dalam hadits disebutkan bahwa sebelum wafat, Nabi Muhammad ﷺ masih mengingat ummatnya. Bahkan Beliau ﷺ baru merasa tenang ketika ada jaminan bahwa ummat yang pertama masuk surga ialah ummat Beliau ﷺ, tuturnya.

Kamis, 07 September 2023

Kajian HBMI : Keutamaan Menuntut Ilmu


Himpunan Bina Muallaf Indonesia (HBMI) Kabupaten Gianyar mengadakan kajian rutin bulanan pada Kamis, 7 September 2023. Tepatnya setelah rangkaian Sholat Ashar berjamaah.

Kajian yang bertempat di lantai bawah Masjid Agung Al - A'la Kabupaten Gianyar kali ini dipimpin oleh Ustadz Lailatul Qadar ini membahas tentang pentingnya menuntut ilmu.

Adapun point - point materi kajian adalah yang pertama, menuntut ilmu adalah hal yang wajib. Sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Asy - Syafi’i,



لَيْسَ بَعْدَ الْفَرَائِضِ أَفْضَلُ مِنْ طَلَبِ الْعِلْمِ

“Tidak ada setelah berbagai hal yang wajib yang lebih utama dari menuntut ilmu.”

Kemudian pada redaksi yang lain, Imam Asy Syafi’i juga menyatakan,

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ ، وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ

“Siapa yang ingin dunia, wajib baginya memiliki ilmu. Siapa yang ingin akherat, wajib baginya pula memiliki ilmu.”

Maksudnya adalah ilmu sangat dibutuhkan untuk memperoleh manfaat dari dunia. Terlebih bekal bagi kita untuk selamat di akherat kelak.

Narasumber : Kadek Anny
Editor : Bento

Kamis, 10 Agustus 2023

Kajian HBMI : Keutamaan Bulam Muharram


Berikut adalah keutamaan - keutamaan dari Bulan Muharram yang disarikan dari kajian bersama Himpunan Bina Muallaf Indonesia (HBMI) Kabupaten Gianyar yang dipandu oleh Ustadz Ahmad Syukron dari Sidogiri. Kamis 10 Agustus 2023 di Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar.

• Bulan Allah

Muharram juga disebut dengan Syahrullah al Asham yang berarti bulan Allah ﷻ yang sunyi. Keistimewaan ini diriwayatkan dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah RA, ia menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

اَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

Artinya: "Sebaik-baiknya puasa setelah Ramadhan adalah pada bulan Allah yaitu, Muharram." (HR. Muslim).

Bulan yang dimuliakan

Salah satu hari di bulan Muharram yang sangat dimuliakan oleh umat beragama, yaitu hari Asyura. Islam melakukan penghormatan berupa puasa sunnah pada hari itu atas kemenangan yang diberikan Allah ﷻ kepada Nabi Musa A.S.

Hal ini termaktub dalam hadits dari Ibnu Abbas, ia berkata:

"Ketika Nabi Muhammad ﷺ tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura. Beliau bertanya, 'Hari apa ini?' Mereka menjawab, 'Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah. Akhirnya, Nabi Muhammad ﷺ. bersabda, 'Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa daripada kalian.' Kemudian, Nabi Muhammad ﷺ berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa." (HR. Muslim).

Bulan baik untuk berpuasa

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa Muharram menjadi momen yang baik untuk berbuat baik dan beribadah, salah satunya berpuasa.

Menurut hadis yang diriwayatkan oleh HR Muslim, puasa Muharram merupakan sebaik-baiknya ibadah puasa setelah bulan Ramadan.

Selain itu, Ali bin Abi Thalib RA. juga pernah menjelaskan suatu riwayat yang menyatakan bahwa: "Siapa pun yang melakukan puasa Muharram, maka Allah akan menerima taubat kaum tersebut."


Kontributor : Kadek

Editor : Bento

Selasa, 01 Agustus 2023

Majelis Ilmu Sebagai Pusaka Akhir Zaman

Kita hidup di akhir zaman yang mana perkembangan teknologi, peradaban bahkan kemaksiatan sudah mentok. Demikianlah yang disampaikan ketua dmi Kabupaten Gianyar H. Ibnu Atho'illah,ST,MT, dalam muqadimah Majelis Taklim Sunnatur Rasul ﷺ Gianyar. Senin 31 Juli 2023. Di Masjid Agung Al - A'la Kabupaten Gianyar.

Beliau juga berpesan agar majelis-majelis Taklim seperti ini kita dapat memperoleh ilmu yang dapat kita jadikan pegangan atau pusaka menghadapi akhir zaman ini. Karena apa yang kita lakukan di dunia akan kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat nanti, tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Habib Abdul Muthalib Bin Hasan As-Segaf dalam tausiyah sesi pertama. Di zaman yang sudah mentok ini, Alhamdulillah, Allah ﷻ memberikan hidayah dengan menunjukkan jalan menuju rumah-Nya. Dengan dzikir, mendengarkan tausiyah dan mengkaji ilmu yang Allah ﷻ turunkan melalui Rasulullah ﷺ. Semoga dengan keberadaan kita di tempat ini menjadi wasilah bagi kita semuanya untuk menjadi orang-orang yang lebih baik dan terus lebih baik.

Dan saat ini kita telah berada di bulan Muharram. Yang mana umat Muslim merayakan tahun baru Hijriyah. Namun perlu kita ketahui peristiwa apa yang melatar belakangi adanya tahun Hijriyah. Yakni kepindahan Rasulullahﷺ bersama para sahabat, ujarnya.



Dan perlu kita pahami di sini ialah ketika hijrah, Rasulullah ﷺ justru menyuruh para sahabat untuk hijrah terlebih dahulu. Dan Rasulullah ﷺ tidak mau egois dalam hal ini, sehingga Rasulullah ﷺ merupakan tokoh yang tepat untuk kita jadikan panutan. Bahkan sebelum kenabian masyarakat Quraisy selalu mempercayakan atau meminta pertimbangan segala sesuatunya kepada Rasulullah ﷺ sehingga beliau diberi julukan Al Amin atau orang yang terpercaya, tutupnya.

Tausiah Sisi kedua kemudian disampaikan oleh Habib Mahdi bin Yahya Al - Maghrobi. Murid dari Habib Umar Al Hafiz ini menyampaikan tentang masa muda Rasulullah ﷺ. Nabi ﷺ lebih suka sendiri dan tafakur. dan Dalam Hadis disebutkan,

يَعْجَبُ رَبُّكَ مِنْ شَابٍّ لَيْسَتْ لَهُ صَبْوَةٌ

Rabbmu kagum dengan pemuda yang tidak memiliki shobwah [HR. Ahmad]

Shobwah adalah kecondongan untuk menyimpang dari kebenaran. Dikatakan juga bahwa ada 7 golongan yang mendapat naungan dari Arsy Allah ﷻ. Salah satunya ialah anak muda yang hatinya terpaut dengan masjid. Maka pada malam hari ini kita berada di rumah Allah ﷻ dan kita niat iktikaf. Dengan iktikaf juga sebagai momentum atau ajang kita taqarrub kita kepada Allah. Di sinilah kita memperbaiki hubungan kita dengan Allah ﷻ.

Sabtu, 29 Juli 2023

Pengajian Umum Tahun Baru Islam 1445H

Panitia hari besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar menjelang bersama Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar menyelenggarakan peringatan tahun baru Islam 1445 H pada 29 Juli 2023 M.

Acara yang bertempat di Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar ini diawali dengan Sholat Isya berjama'ah. Dan dilanjutkan dengan lantunan Sholawat oleh tim Hadrah. Pembacaan ayat suci Al - Qur'an AlQuran oleh Ustad Mahram.


Ketua PHBI Kabupaten Gianyar, Muhammad Suyana dalam sambutannya menyampaikan bahwa mewakili PHBI Kabupaten Gianyar selain mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya.

Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari doa awal tahun dan akhir tahun pada 18 Juli 2023. Dan kemarin kita melaksanakan grebek anak yatim diantaranya 16 anak yatim yang ada di kecamatan Gianyar dan Blahbatuh.


K.H. Umar Faruq,S.Pd.I dalam tausiyahnya menyampaikan tentang Al-Qur'an Surat Al - Ghafir ayat 61,

اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَالنَّهَارَ مُبْصِرًا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ

"Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur."

Oleh karenanya pada malam hari ini kita belajar menjadi orang - orang yang pandai bersyukur. Makanya tidak ada kalimat yang pantas kita ucapkan kecuali Alhamdulillah. Meskipun kita banyak berbuat maksiat, tapi Allah ﷻ turunkan semua kerahmatan kita sudah dibeli sehat diberi kuat diberi fasilitas keimanan dan keislaman, Alhamdulillah.


Grebeg Yatim 10 Muharram 1445 H



Momentum peringatan bulan Muharram memiliki makna penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. diperingati sebagai bulan yang penuh keagungan dan keutamaan, menjadi bulan yang menandai awal tahun dalam Kalender Hijriyah, bulan ini juga merupakan waktu refleksi dan introspeksi.

BuIan Muharram juga merupakan waktu untuk memperkuat iman dan meningkatkan amal ibadah. Banyak unnat Muslim yang melaksanakan puasa sunnah selama bulan ini, sebagai bentuk penghormatan dan dedikasi kepada Allah SWT.

Momen yang tepat untuk berkontemplasi merenungkan kehidupan dan memperkuat keimanan. merefleksikan kesadaran akan kesalahan dan kekurangan diri dengan mereview perbuatan dan sikap, mengidentifikasi area dimana yang perlu renovasi. Sebagai pijakan menuju perubahan positif dalam pertumbuhan dan perjalanan spiritual selama tahun sebelumnya serta meneguhkan mindset untuk meningkatkan hubungan vertikal kepada Allah (Hablum Minallah), hubungan Horisontal sesama manusia (Hablum Minannas).

Memeriahkan peringatan buIan Muharram 1445 H, UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Masjid Agung Al-Ala Kab. Gianyar yang bersekretariat di Jl. Kesatrian No 16, Kec. Gianyar, Bali, diawali dengan sholat Jumat dilanjutkan acara Penggrebegan Anak Yatim.


Dalam pembagian tugas kepada Anggota UPZ, Ketua UPZ Masjid Agung Al-A'la Bapak Muhammad Suyana menginstrusikan sepenuhnya atas terlaksanannya kegiatan tersebut.

Dan Ustadz Agus Arianto sebagai Dewan Penasihat sekaligus Ketua Tanfidz Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar mengungkapan, "UPZ agar terus bersemangat dalam rangka berlomba - lomba dalam kebaikan dalam peringatan Muharram". Sekaligus turut membagikan sebagai bentuk kebersamaan dalam kebaikan.

Sekretaris UPZ yaitu Ustad Ari Saputro juga mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas partisipasi seluruh anggota UPZ yang telah berkontribusi dalam acara santunan kepada anak yatim di seputar Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh dalam sesi pembagian tugas untuk 16 anak Yatim sasaran grebeg.

Penulis : Eka Hasta
Foto : Rosidi, Ari S., Saiful
Editor : Bento