Minggu, 24 Maret 2019

Musyawarah V 2019

HOME STRUKTUR KEPENGURUSAN PROGRAM KERJA SEJARAH MASJID INFORMASI

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءوَالْمُرْسَلِيْنَ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

Ketua Panitia Musyawarah V, Sdr. Ari Saputro


Sebagai tindak lanjut habisnya masa khidmat DKM Masjid Agung Kab. Gianyar periode 2016 – 2019, maka dibentuk panitia Musyawarah V pada Sabtu 23 Februari 2019. Dengan Surat Keputusan No 1 tahun 2019 maka ditunjuk panitia sebagai berikut:

PENASEHAT  :
1. M.HASYIM ASY’ARIE
2. H.ABDUL HAMID NASFI
3. H.IBNU ATHO’ILLAH, ST, MT


PANITIA PENGARAH (STEERING COMMITTEE)

KETUA                 : SUKISNO SUWANDI
WAKIL KETUA   : NURWIDYASWANTO, ATD, MT
SEKRETARIS      : AGUS ARIANTO
BENDAHARA     : MUNADI

ANGGOTA  :
1. HARI SUBAMBANG
2. ABDUL MUHRI MULYONO
3. H.ABDUL MALIK
4. H.M.YASIN
5. M.SUYANA
6. H.M.SUMADI ARIFIN

PANITIA PELAKSANA (ORGANIZING COMMITTEE)

KETUA   : ARI SAPUTRO
SEKRETARIS  : DEDY PRATAMA

SEKSI PERLENGKAPAN :
1. LISTIYONO YUSUP
2. MINTO SUWARNO
3. YUDI GUNTARA

SEKSI KONSUMSI :
1. HADI WINARNO
2. M.JUPRI

DOKUMENTASI  :
1. AGUS SURYADI, SS
2. EKA HASTA PATMAJA

HUMAS   :
1. ABDUL MUHITH
2. ROSYIDI

SEKSI KEBERSIHAN : SUPRIYANTO

SEKSI KEAMANAN : ATHOK MUCHLASIN


Laporan Pertanggung Jawaban oleh Ketua Umum DKM periode 2016 - 2019

Musyawarah V dilaksanakan pada Ahad, 24 Maret 2019 / 17 Rajab 1440 H. Dengan mengambil tempat di lantai 1 Masjid Agung Al – A’la Kabupaten Gianyar. Pada pukul 08.30, acara dimulai dengan Pembukaan oleh Ka. Sie Bimas Islam Kantor Kemenag Kab. Gianyar, Bapak H. M. Choiron

Kemudian pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Bapak Mahrom, Laporan Ketua Panitia, Bapak Ari Saputra, Sambutan Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al - A’la Kab Gianyar, Bapak H. Ibnu Atho'illah, dan Pengarahan dari Ka. Sie Bimas Islam Kantor Kemenag Kab. Gianyar.

Acara dilanjutkan Sidang Pleno I yang membahas Tata Tertib Musyawarah V, Penyampaian LPJ Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al - A’la Kab Gianyar, Tanggapan Jamaah dan Pengesahan.

Rapat Komisi Komisi B

Pada pukul 11.30, dilanjutkan dengan Sidang Komisi. Para peserta dibagi menjadi dua komisi yaitu Komisi A membahas Draf Perubahan AD/ART. Dan Komisi B membahas Draf Garis Garis Besar Program Kerja.

Komisi A dilaksanakan di lantai 1 dan ditunjuk Bapak Hari Subambang selaku pimpinan sidang dan Ibu Wahyuni sebagai Sekretaris sidang. Dengan beranggotakan 57 orang dari perwakilan Jamaah, lembaga, banom dan ormas Islam.

Komisi B dilaksanakan di Lantai 2 sebelah timur tempat sholat wanita. Ditunjuk Bapak H. Anshori selaku ketua Sidang dan Bapak Abdul Aziz,S.Pd.I. Dengan beranggotakan 58 orang dari perwakilan Jamaah, lembaga, banom dan ormas Islam.

Acara dihentikan saat memasuki Sholat Dhuhur dan dilanjutkan dengan Sholat Berjamaah dan makan siang. Sidang dimulai kembali pada pukul 13.15 dengan komisi masing – masing.

Pemungutan suara pemilihan Ketua Pelaksana DKM

Hingga pukul 15.00, Musyawarah dilanjutkan dengan pemilihan tim formatur. Terpilih diantaranya:
1. H. Hamid Nasfi
2. M. Hasyim Asyari
3. AM Mulyono
4. M. Suyana
5. Nurwidyaswanto,ATD,MT

Ketua Dewan Syuro terpilih secara musyawarah yakni H. Ibnu Atho'illah,ST,MT

Ketua Dewan Pelaksana terpilih secara voting yakni Sdr. Agus Arianto. Dengan perolehan suara 51 dari total peserta sebanyak 93 suara atau 54%. Beliau adalah Sekretaris Umum periode 2016 – 2019.

Ketua Dewan Syuro terpilih dan Ketua Pelaksana terpilih

Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Tim Formatur dengan rincian sebagai berikut:
1. H. Abdul Hamid Nasfi
2. H. Ibnu  Atho'illah,ST,MT
3. Agus Arianto
4. Ust. M. Hasyim Asy’ari
5. A. M. Mulyono
6. H. Sumadi Arifin
7. Sukisno Suwandi

Acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Ketua DKM lama kepada Ketua DKM yang baru. Dalam sambutannya, pria kelahiran 1980 ini menyampaikan, apakah nikmat yg harus disyukuri, atau ujian yang harus disabari. Ini semua adalah percaya dan amanah. Tali percaya pada seluruh bapak ibu yang aktif di masjid. Dan jangan biarkan saya mengurus masjid sendiri. Maka siapapun nanti yang masuk di kepengurusan mohon untuk amanah. Karena apa yang kita perjuangkan sejak pagi, agar dapat dilaksanakan. Dan apa yang baik dipertahankan. Terakhir saya akhiri dengan bacaan

"Bismillaahi Maa Syaa Allah, Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaahil 'Aliyyil 'Adhiim"


Bersalam - salaman dan mengucapkan selamat

Kemudian pada pukul 17.00,  Musyawarah V Pemilihan Ketua DKM Masjid Agung Al - A’la Kab Gianyar ditutup dengan pembacaan doa oleh Ketua Dewan Penasehat DKM Masjid Agung Al - A'la Kab Gianyar 2016 – 2019, Bpk. H. Hamid Nasfi.

Sdr. Ari Saputro selaku ketua panitia menyampaikan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang biasa terjadi pada musyawarah dimanapun. Yang penting ialah tetap menjaga kondusifitas dan ukhuwah Islamiyah. Harapan kedepan mudah - mudahan apa yang ada di AD dan ART dapat terealisasi dalam program kerja.

Video dokumentasi kegiatan


https://youtu.be/K4PV8Qon4Vo

Demikian yang dapat kami sajikan, mudah-mudahan apa yang termuat pada web-blog ini dapat menjadikan Masjid Agung Al-'Ala Kab. Gianyar semakin maju dalam memakmurkan Masjid dan membina umat. Aamiin..

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

 

Senin, 04 Maret 2019

Tausiyah Habib Aidid dari Yaman

HOME STRUKTUR KEPENGURUSAN PROGRAM KERJA SEJARAH MASJID INFORMASI

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءوَالْمُرْسَلِيْنَ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ



Alhamdulillah, masjid kita tercinta kedatangan Al Habib Ahmad Husein Aidid dan Al Habib Muhammad Aidid. Kedatangan para 'ulama - 'ulama dari Tarim, Yaman ini dirangkai dengan kegiatan Sholat Maghrib berjamaah, dan pembacaan Rotibul Haddad. Dipimpin Habib Tholib Assegaf pembacaan Rotib dimulai dengan penjelasan tentang Rotibul Haddad yang merukapan rangkuman atau rekap doa - doa yang mustajab dari Rasulullah SAW. 

Kemudian dilanjutkan sedikit tausiyah oleh Al Habib Muhammad Aidid. Beberapa poin yang disampaikan adalah bahwa Allah SWT telah mengumpulkan kita pada waktu yang paling afdhol yaitu antara Maghrib sampai isya. Adapun pada Bani Alawi di Hadramaut, Yaman itu menghidupkan waktu yang mulia itu dengan Quran dan Rotibul Haddad bukan dengan di pasar atau bermain bersama kelurga. Dan saat pertama sampai ke Masjid Agung Al Ala Gianyar, beliau merasa senang karena di lantai bawah ada halaqoh taklim dan pembelajaran bagi anak - anak antara Maghrib sampai Isya. Hal yang sama juga terjadi di kalangan wanita di Tarim Yaman.



Dan kepada para orang tua agar menanamkan di batin anak - anak kita, bagaimana memuliakan waktu antara maghrib dan isya. Sebab jika meninggalkan perkara ini maka ketika besar, si anak akan susah untuk dididik. Dan tentu akan juga terjadi perselisihan nantinya.

Kemudian dilanjutkan dengan Sholat Isya berjama'ah. Yang dipimpin oleh Al Habib Ahmad Husein Aidid.

Dalam tausiyahnya, Al Habib Ahmad Husein Aidid menyampaikan yang pertama ialah, bahwa kita perlu menyadari berada pada kenikmatan, yaitu islam. Dan didalam Islam kita saksikan Allah adalah  tunggal dalam keesaan-Nya. Dan tidak ada sekutu bagi-Nya dan inilah syariat bagi islam. Dan apabila dalam aqidahnya ada yang selain Allah. Dan ia mati dalam keadaan kufur dan akan mendapat siksa.

Bahwasanya hidayah itu datangnya dari Allah SWT. Seandainya seluruh makhluk berkumpul untuk memberi hidayah maka mereka tak akan mampu melakukannya. Tapi seandainya Allah SWT yang menginginkan hidayah, maka Allah SWT akan memberinya cahaya dan kemuliaan. Dan hidayah yang paling agung ialah saat ada orang yang  mulia di mata Allah SWT menjadi penyebab hidayah bagi orang lain. Dari yang kufur menjadi beriman. Yang bermaksiat menjadi taubat. Bahkan Rasulullah SAW  tak enak tidur makan karena menginginkan kafir Qurais merasakan cahaya hidayah .



Ketika perang haibar di dekat madinah dimana Haibar memiliki benteng yang kokoh. Dan saat itu kaum muslimin mampu menembis tiap benteng kecuali satu benteng.  Berhari – hari pun tetap tidak sanggup. Lalu Rasulullah SAW akan memberi bendera kepada seorang laki - laki  yang akan membawa kemenangan keesokan harinya. Namun Rasulullah SAW tak menyebut siapa yang di maksud. Hingga membuat para sahabat tidak tidur nyenyak. Sayyidina Umar RA mmenanyakan seperti apa orang tersebut, karena dikatakan akan menjadi orang yang dicintai Allah SWT.

Dan keesokan harinya setelah Sholat Shubuh Rasulullah SAW menunjuk Sayyidina Ali bin Abi Tholib RA yang sedang sakit mata. Lalu Nabi meludah di tanyan kanan dan kiri dan si usapkan pada Sayyidina Ali hingga sembuh seketika. 

Kemudian Sayyidina Ali RA berangkat dengan syarat tanpa menoleh kebelakang. Namun di tengah perjalanan Sayyidina Ali RA bertanya tanpa menoleh, “Kepada apa aku mengajak mereka?”. Rasulullah SAW menjawab kepada Lailahailallah Muhammadrasulullah. Dan untuk saat ini barang siapa memberi hidayah bagi orang lain maka akan dapat pahala yang sama dengan Sayyidina Ali RA.

Islam di Indonesia masuk dengan cara hikmah. Sehingga Indonesia menjadi negara muslim terbesar di dunia. Yaitu disebabkan dalam penyebarannya dilakukan dengan hati yang suci, dengan rahmat dan ahlak serta metode yang baik. Lalu ketika masyarakat Indonesia menerima dengan baik dari Aceh, Ambom dan seluruh wilayah Indonesia dapat tersebar dengan baik. Tidak seperti di negata lain yang tersebar melalui peperangan.  Padahal Islam dapat  berkembang di dunia dikarenakan ahlak yang mulia.

Lalu bagaimana konteks dengan jihad? Untuk siapa jihad tersebut? Kemudian Beliau melanjutkan, jihad pada masa Rasulullah SAW yaitu untuk orang yang kufar yang memusuhi Islam. Dimana mereka adalah pemimpin yang dholim dan memiliki radikalisme. Seperti kafir qurais yang ingin memadamkan cahaya islam. Bukan kepada setiap non muslim. 



Apresiasi juga Beliau berikan kepada kepada Bapak Kapolres Gianyar atas pengarahannya kepada kaum Muslimin untuk menjaga kemanan dan menjadi contoh di masyarakat dalam ketertiban dan mematuhi hukum. Dan seyogianya pula muslim di Gianyar pada khususnya, menjadi teladan di lingkungan dengan menjaga Sunnah Rasulullah SAW.
Dimana kemakmiran juga dari sisi maknawi dengan sholat berjamaah. Lima waktu berjamaah. Dan memakmukan majelis taklim. Dan di masyarakat kita pada khususnya, kita bersyukur dengan munculnya Majelis Taklim dari santri - santri (anak dan usia dini) sehigga mengenal islam dengan baik melalui jalan Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Sebarkanlah kebaikan  semampu kita. Yang kaya dengan harta, yang alim dengan ilmu, yang sholeh dengan doanya dan yang tidak mampu dengan tenaganya.

Terakhir, diwasiatkan kepada kita yang pertama, agar berdoa setelah Shubuh dan Maghrib. Diantaranya, 
اَللّهُمَّ اَجِرْنَا مِنَ النَّار 
Allahuma ajirna minan naar (7x)

لاَاِلٰهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهْ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ 
La ilaha Illallah wahdahu laa Syarikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumit wa huwa ‘ala kulli syaiin Qodir (10x)

 سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ ِللهِ، وَلاَ اِلٰهَ إِلاَّ الله ُ، وَالله ُأَكْبَرُ 
Subhanallah, Walhamdulillah, wa Laa ilaha Illallah, Wallahu akbar
Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar. (10X)
Ditambahkan pula, Rasulullah SAW bersabda, Jangankan sepuluh kali, satu saja lebih Aku sukai daripada apa yang ada di muka bumi.
Kedua jangan lupa membaca Al-Qur’an. Jika tak mampu baca, dengarkan dengan mp3. Walaupun kita tidak mengerti arti (dalam ayat Al-Qur’an), tetap mendapat pahala.

Video lengkap


Demikian yang dapat kami sajikan, mudah-mudahan apa yang termuat pada web-blog ini dapat menjadikan Masjid Agung Al-'Ala Kab. Gianyar semakin maju dalam memakmurkan Masjid dan membina umat. Aamiin..

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

 

Minggu, 03 Maret 2019

35 Tahun Remaja Masjid

HOMESTRUKTUR KEPENGURUSANPROGRAM KERJASEJARAH MASJIDINFORMASI

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءوَالْمُرْسَلِيْنَ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ


Harlah Gemma

Generasi Muda Masjid Agung Al-A’la Gianyar (GEMMA) menggelar acara Harlah GEMMA dengan mengangkat tema “35 tahun Perjalanan Remaja Masjid Agung Al – A’la”. Dimulai pada pukul 10.00 wita, kegiatan diawali dengan sambutan oleh Ka. Sie. Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Gianyar, Bapak H. Muhammad Choirun.

Adapun pesan yang beliau sampaikan kepada para remaja masjid antara lain, agar mengingat pesan Rasulullah SAW yaitu menjaga lisan. Terlebih pada masa kini para remaja hidup di jaman milenial.
Sehingga menjaga lisan disini juga termasuk dalam bermedia sosial. Jangan sampai kita memposting hal – hal yang memprovokasi atau menjelekkan orang lain maupun agama tertentu. Buatlah pesan kebaikan atau postingan yang membuat kita makin cinta pada agama.


Bpk. H. M. Choirun mengenang kegiatan saat masih menjadi Remaja Masjid Al-A'la Gianyar

Alumni Remaja Masjid Al – A’la Gianyar pada era 90an ini juga menyampaikan bahwa anak – anak muda milenial lebih banyak yang tidak memfigurkan satu orang lagi. Padahal kita umat muslim sepatutnya hanya mengidolakan Rasulillah SAW. Sebagai contoh, ada anak yang masih kecil namun sudah memiliki fans yang cukup banyak. Bahkan banyak pula yang malah lebih mengidolakan artis Korea.
Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ketua DKM Masjid Agung Al-A'la Kab. Gianyar, Bapak H. Ibnu Atho’illah,ST,MT. Beliau mewasiatkan agar menjauhi “mo limo” yang merupakan dosa besar dalam Islam. Diantaranya mencuri, minum minuman keras, narkoba, membunuh dan berjudi. Karena setinggi apapun ibadahnya, kalau masi melakukan “mo limo” maka akan percuma. Dan salah satu cara untuk membentengi diri ialah dengan masuk ke organisasi remaja masjid.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan doa oleh Ketua MUI Kab. Gianyar, Ustadz M. Hasyim Asy’ari,  dan tembang Nasyid oleh GEMMA putri diantaranya, Faiz Irya Ginar, Riska Rahmawati, Dinar Anggraeni dan Firdha. Histeria dan tepuk tangan turut mengiringi kemeriahan lantunan lagu hingga menjelang Dhuhur.





Kemudian, acara yang diikuti sekitar 115 remaja masjid se-Bali Timur ini dilanjutkan dengan Hadrah dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Gianyar dan pemutaran video sejarah remaja masjid sejak 1984 sampai menjadi GEMMA (sekarang).  

Pemutaran video sejarah Remaja Masjid Agung Al - A'la Gianyar. Ketua Pertama, Bpk. M. Sukandi

Hingga sampai pada puncak acara yaitu pemotongan tumpeng oleh Ketua DKM Masjid Agung Al-A'la Kab. Gianyar, Bapak H. Ibnu Atho’illah,ST,MT. Dan penganugerahan AWARD untuk anggota GEMMA yang selama ini turut aktif. Adapun para pemenang kategorinya antara lain:
  • Terlemot : Desy
  • Terbully : Effendi
  • Terkocak : Amran
  • Terpopuler : Firdha
  • Terheboh : Riska
  • Teramah : Desy
  • Terkreatif : Faiz
  • Teristiqomah : Rida
  • Ter-Mager : Taqin
  • Tergalak : Satria

Penyerahan AWARD

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada Remaja Masjid lain dan foto bersama. Dan mewakili segenap pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A’la Kabupaten Gianyar dan Generasi Muda masjid Agung Al – A’la Gianyar (GEMMA) mengucapkan terima kasih kepada:
-       
  • Ikatan Remaja Masjid Nurul Yaqin (IRAMANY) Semebaung, Bedulu. Gianyar.
  • Remaja Masjid Darul Hijrah Keramas, Blahbatuh.
  • Remaja Masjid Belega, Blahbatuh.
  • Remaja Islam Bangli (RISBA).
  • Remaja Islam Masjid Al Fatah, Kampung Jawa, Klungkung.
  • Remaja Masjid Al Imron, Toya Pakeh, Nusa Penida, Klungkung.
  • Remaja Masjid Al Hikmah, Buitan, Karangasem.
  • Remaja Masjid Jeruk Manis, Karangasem.

Remaja Masjid se-Bali Timur

Demikian yang dapat kami sajikan, mudah-mudahan apa yang termuat pada web-blog ini dapat menjadikan Masjid Agung Al-'Ala Kab. Gianyar semakin maju dalam memakmurkan Masjid dan membina umat. Aamiin..

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه