Rapat Koordinasi PD BKMM-DMI Kabupaten Gianyar Masa Khidmat 2024-2029
PD BKMM-DMI Kab. Gianyar
Diah Erowati,S.H.
Ahad, 27 Juli 2025
10.00
Zhuhur
Area Masjid
Pendidikan Agama Islam Untuk SMP, SMA & SMK
Bidang Imaroh
Hj. Inggar Galuh
Ahad, 27 Juli 2025
Zhuhur
s/d Selesai
Lantai 1
Perawatan Lantai Marmer
Bidang Ri'ayah
H. Dimyati Syam
Ahad, 27 Juli 2025
16.00
s/d Selesai
Lantai 1
Pengajian Rutin Bulanan DPD Pengajian Al-Hidayah
DPD Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Gianyar
Hj. Luh Wiratmini
Ahad, 27 Juli 2025
20.00
s/d Selesai
Lantai 1
Pengajian Rutin Mingguan MT BSM Al - Ikhlas Masji dAgung Al-A'la Kabupaten Gianyar
MT BSM Al - Ikhlas Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar
Rosidi
Selasa, 29 Juli 2025
18.40
19.33
Area Sholat Lt 2
Khotmil Qur'an
Bidang Imaroh
Ali Fardi
Sudah Terlaksana
Sedang Berlangsung
Batal/Cancel
Libur Nasional/Lokal
BAGI YANG INGIN MENYELENGGARAKAN KEGIATAN DIPERSILAHKAN UNTUK MELAKSANAKAN DI LUAR WAKTU DAN AREA DILAKSANAKANNYA KEGIATAN TERSEBUT DENGAN MENGHUBUNGI SEKRETARIS MASJID (H.M. SUYANA +6281246177750) MINIMAL 1 MINGGU SEBELUM ACARA
Dalam keadaan apapun, baik suka maupun duka, harus menerima takdir. Sebab, takdir merupakan kehendak dari Allah SWT yang tidak dapat diubah. Terkadang, Allah SWT sengaja menunda kesuksesan manusia untuk mengukur derajat keikhlasan hamba-Nya. Sebab, sikap ikhlas dalam menerima takdir Allah SWT akan membuat seseorang selalu berprasangka baik kepada-Nya. Salah satu cara terbaik untuk meyakini takdir Allah SWT adalah dengan ikhlas menerimanya. Sebab, Allah SWT mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Berikut cara ikhlas menerima takdir Allah SWT yang dikutip dari buku 10 Principles of Perfect Muslimah oleh Tina Manroe.
1. Yakin dan ridha
Umat Muslim harus meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT mempunyai rencana terindah dan terbaik bagi hamba-Nya.
“Sesungguhnya Allah SWT apabila mencintai sebuah kaum, maka Dia mengujinya. Barangsiapa yang ridha maka dia mendapatkan keridhaan dan barangsiapa yang benci maka dia hanya akan mendapatkan kebencian.” (HR. Tirmidzi)
2. Berpikir positif
Berpikir positif menjadi salah satu cara untuk menerima takdir dengan ikhlas karena dapat memberikan ketenangan hati.
“Janganlah engkau berkata seandainya aku berbuat begini tentu begini dan begitu tentu akan seperti ini dan seperti itu.” (HR. Muslim)
3. Selalu memohon pertolongan kepada Allah SWT
Takdir merupakan bagian dari kekuasaan Allah SWT. Dalam menghadapinya, umat Muslim wajib memohon pertolongan kepada-Nya untuk mengambil keputusan terbaik.
“Bersemangatlah untuk memperoleh apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan sekali kali kamu merasa tidak berdaya.” (HR. Abu Hurairah)
Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Peringatan Malam Nisfu Sya'ban 1444 H. Selasa, 7 Maret 2023.
Bertempat di lantai atas Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar. Selepas sholat Maghrib berjamaah, acara dimulai dengan pembukaan oleh sambutan Ketua Tanfidz, Ustadz Agus Arianto.
Malam ini adalah malam yang penuh penuh dengan keberkahan. Malam Nisfu Sya'ban jatuh pada pertengahan bulan Sya'ban, ujarnya. Dan dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin pertama oleh H. Miftahul Huda dan doa Nisfu Sya'ban Ustadz M. Hasyim Asy'ari.
Surat Yasin kedua dibacakan oleh Ustadz Ali Fardi dan doa Nisfu Sya'ban kedua dibacakan oleh Ustadz H. Ibnu Atho'illah,ST.MT. Dan surat Yasin ketiga dibacakan oleh Ustadz M. Sofi. dan doa ketiga oleh H. Mussamil.
Surat tersebut dibaca bergantian dan diselingi doa. Acara yang dihadiri oleh sekitar 500 orang ini ditutup dengan sholat Isya berjamaah.
Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Peringatan Hari Isra Miraj 1444 H. Sabtu, 18 Februari 2023.
Bertempat di lantai bawah Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar. Selepas sholat Isya berjamaah, acara dimulai dengan pembukaan oleh Ustadz Firman Ayani dan Dzikir Basmalah.
Dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur'an oleh Ustadz Mahram dan sambutan Ketua PHBI Kabupaten Gianyar, Bapak Muhammad Suyana. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung.
Pria yang menggeluti usaha kuliner ini juga berharap dengan diadakannya acara ini kita dapat lebih mengenal Rasulullah SAW. Dan dapat menjalankan sunnah - sunnahnya. Hingga menjadi orang yang bertaqwa, ujarnya.
K.H. Anwar Adnan
Dilanjutkan dengan tausiah dari K.H. Anwar Adnan. Diawali dengan perkenalan diri dan pengalaman beliau selama berdakwah. Jika meminjam istilah Jamaah Tabligh, saya juga melakukan khuruj selama 12 tahun. Atau dakwah ke 270 Kabupaten kota di Indonesia.
Kemudian memaparkan proses pembentukan NU di negara Afghanistan. Yang mana saat itu masi dalam keadaan konflik. Dan akhirnya pengurus NU nya terdiri dari orang asli Afghanistan, tambahnya.
Dari banyak negara yg disinggahi beliau juga memaparkan peran strategis Infonesia. Kemudian pesan para murid dari Kyai Hasyim Asy'ari. Pokoknya sampeyan jaga Indonesia. Jangan sampai Indonesia pecah. Karena Indonesia itu solusi untuk seluruh krisis dunia nanti di akhir zaman, tutupnya.
Acara yang dihadiri oleh segenap lapisan masyarakat seperti NU, Muhammadiyah, LDII, BAZNAS, DMI ini ditutup oleh doa yang dipimpin oleh Dewan Syuro Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar, Ustadz Ibnu Atho'illah,ST.MT.
Ketua Dewan Syuro, H. Ibnu Atho'illah,ST,MT memimpin doa
Live video :
https://fb.watch/iMxbqUXY8y/?mibextid=cr9u03
Ketua PD Al-Khidmah Gianyar, H. Ibnu Atho'illah,ST.MT
Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar bersama Pengurus Daerah Majelis Al-Khidmah Kabupaten Gianyar kembali mengadakan acara majelis iklil Istiqomah wa Maulidurrasul pada Selasa 31 Januari 2022.
Acara yang menjadi agenda rutin dua bulan sekali ini dimulai dengan Sholat Maghrib berjamaah. Dan dilanjutkan dengan membaca Iklil atau Istighosah dan surat Yasin oleh tim pembaca.
Selepas Sholat Isya berjamaah, acara dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Diba'iyyah oleh tim pembaca. Dan sambutan sekaligus tausiyah oleh Ketua PD Al-Khidmah Kabupaten Gianyar, H. Ibnu Atho'illah,ST,MT.
Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini. Terlebih Pengurus Daerah Badung dan Denpasar, serta Pengurus Wilayah yang turut hadir, ujarnya.
Acara yang dihadiri oleh 100-an jamaah ini berakhir pada pukul 21.30. Dan ditutup dengan Doa dan makan bersama atau megibung 1 nampan untuk 3 orang di lantai 1 masjid.
Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al - A'la Kabupaten Gianyar menyelenggarakan kegiatan Diklat Khotib, Imam dan Bilal se-Kabupaten Gianyar pada Sabtu, 31 Agustus 2019.
Bertempat di Masjid Agung Al - A'la Kabupaten Gianyar, kegiatan ini dimulai pada pukul 09.30 wita oleh Ketua Panitia Ustadz Firman Ayani. Kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan doa dan materi.
Demikian yang dapat kami sajikan, mudah-mudahan apa yang termuat pada web-blog ini dapat menjadikan Masjid Agung Al-'Ala Kab. Gianyar semakin maju dalam memakmurkan Masjid dan membina umat. Aamiin..
Alhamdulillah, masjid kita tercinta kedatangan Al Habib Ahmad Husein Aidid dan Al Habib Muhammad Aidid. Kedatangan para 'ulama - 'ulama dari Tarim, Yaman ini dirangkai dengan kegiatan Sholat Maghrib berjamaah, dan pembacaan Rotibul Haddad. Dipimpin Habib Tholib Assegaf pembacaan Rotib dimulai dengan penjelasan tentang Rotibul Haddad yang merukapan rangkuman atau rekap doa - doa yang mustajab dari Rasulullah SAW.
Kemudian dilanjutkan sedikit tausiyah oleh Al Habib Muhammad Aidid. Beberapa poin yang disampaikan adalah bahwa Allah SWT telah mengumpulkan kita pada waktu yang paling afdhol yaitu antara Maghrib sampai isya. Adapun pada Bani Alawi di Hadramaut, Yaman itu menghidupkan waktu yang mulia itu dengan Quran dan Rotibul Haddad bukan dengan di pasar atau bermain bersama kelurga. Dan saat pertama sampai ke Masjid Agung Al Ala Gianyar, beliau merasa senang karena di lantai bawah ada halaqoh taklim dan pembelajaran bagi anak - anak antara Maghrib sampai Isya. Hal yang sama juga terjadi di kalangan wanita di Tarim Yaman.
Dan kepada para orang tua agar menanamkan di batin anak - anak kita, bagaimana memuliakan waktu antara maghrib dan isya. Sebab jika meninggalkan perkara ini maka ketika besar, si anak akan susah untuk dididik. Dan tentu akan juga terjadi perselisihan nantinya.
Kemudian dilanjutkan dengan Sholat Isya berjama'ah. Yang dipimpin oleh Al Habib Ahmad Husein Aidid.
Dalam tausiyahnya, Al Habib Ahmad Husein Aidid menyampaikan yang pertama ialah, bahwa kita perlu menyadari berada pada kenikmatan, yaitu islam. Dan didalam Islam kita saksikan Allah adalah tunggal dalam keesaan-Nya. Dan tidak ada sekutu bagi-Nya dan inilah syariat bagi islam. Dan apabila dalam aqidahnya ada yang selain Allah. Dan ia mati dalam keadaan kufur dan akan mendapat siksa.
Bahwasanya hidayah itu datangnya dari Allah SWT. Seandainya seluruh makhluk berkumpul untuk memberi hidayah maka mereka tak akan mampu melakukannya. Tapi seandainya Allah SWT yang menginginkan hidayah, maka Allah SWT akan memberinya cahaya dan kemuliaan. Dan hidayah yang paling agung ialah saat ada orang yang mulia di mata Allah SWT menjadi penyebab hidayah bagi orang lain. Dari yang kufur menjadi beriman. Yang bermaksiat menjadi taubat. Bahkan Rasulullah SAW tak enak tidur makan karena menginginkan kafir Qurais merasakan cahaya hidayah .
Ketika perang haibar di dekat madinah dimana Haibar memiliki benteng yang kokoh. Dan saat itu kaum muslimin mampu menembis tiap benteng kecuali satu benteng. Berhari – hari pun tetap tidak sanggup. Lalu Rasulullah SAW akan memberi bendera kepada seorang laki - laki yang akan membawa kemenangan keesokan harinya. Namun Rasulullah SAW tak menyebut siapa yang di maksud. Hingga membuat para sahabat tidak tidur nyenyak. Sayyidina Umar RA mmenanyakan seperti apa orang tersebut, karena dikatakan akan menjadi orang yang dicintai Allah SWT.
Dan keesokan harinya setelah Sholat Shubuh Rasulullah SAW menunjuk Sayyidina Ali bin Abi Tholib RA yang sedang sakit mata. Lalu Nabi meludah di tanyan kanan dan kiri dan si usapkan pada Sayyidina Ali hingga sembuh seketika.
Kemudian Sayyidina Ali RA berangkat dengan syarat tanpa menoleh kebelakang. Namun di tengah perjalanan Sayyidina Ali RA bertanya tanpa menoleh, “Kepada apa aku mengajak mereka?”. Rasulullah SAW menjawab kepada Lailahailallah Muhammadrasulullah. Dan untuk saat ini barang siapa memberi hidayah bagi orang lain maka akan dapat pahala yang sama dengan Sayyidina Ali RA.
Islam di Indonesia masuk dengan cara hikmah. Sehingga Indonesia menjadi negara muslim terbesar di dunia. Yaitu disebabkan dalam penyebarannya dilakukan dengan hati yang suci, dengan rahmat dan ahlak serta metode yang baik. Lalu ketika masyarakat Indonesia menerima dengan baik dari Aceh, Ambom dan seluruh wilayah Indonesia dapat tersebar dengan baik. Tidak seperti di negata lain yang tersebar melalui peperangan. Padahal Islam dapat berkembang di dunia dikarenakan ahlak yang mulia.
Lalu bagaimana konteks dengan jihad? Untuk siapa jihad tersebut? Kemudian Beliau melanjutkan, jihad pada masa Rasulullah SAW yaitu untuk orang yang kufar yang memusuhi Islam. Dimana mereka adalah pemimpin yang dholim dan memiliki radikalisme. Seperti kafir qurais yang ingin memadamkan cahaya islam. Bukan kepada setiap non muslim.
Apresiasi juga Beliau berikan kepada kepada Bapak Kapolres Gianyar atas pengarahannya kepada kaum Muslimin untuk menjaga kemanan dan menjadi contoh di masyarakat dalam ketertiban dan mematuhi hukum. Dan seyogianya pula muslim di Gianyar pada khususnya, menjadi teladan di lingkungan dengan menjaga Sunnah Rasulullah SAW.
Dimana kemakmiran juga dari sisi maknawi dengan sholat berjamaah. Lima waktu berjamaah. Dan memakmukan majelis taklim. Dan di masyarakat kita pada khususnya, kita bersyukur dengan munculnya Majelis Taklim dari santri - santri (anak dan usia dini) sehigga mengenal islam dengan baik melalui jalan Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Sebarkanlah kebaikan semampu kita. Yang kaya dengan harta, yang alim dengan ilmu, yang sholeh dengan doanya dan yang tidak mampu dengan tenaganya.
Terakhir, diwasiatkan kepada kita yang pertama, agar berdoa setelah Shubuh dan Maghrib. Diantaranya,
Subhanallah, Walhamdulillah, wa Laa ilaha Illallah, Wallahu akbar
Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar. (10X)
Ditambahkan pula, Rasulullah SAW bersabda, Jangankan sepuluh kali, satu saja lebih Aku sukai daripada apa yang ada di muka bumi.
Kedua jangan lupa membaca Al-Qur’an. Jika tak mampu baca, dengarkan dengan mp3. Walaupun kita tidak mengerti arti (dalam ayat Al-Qur’an), tetap mendapat pahala.
Video lengkap
Demikian yang dapat kami sajikan, mudah-mudahan apa yang termuat pada web-blog ini dapat menjadikan Masjid Agung Al-'Ala Kab. Gianyar semakin maju dalam memakmurkan Masjid dan membina umat. Aamiin..
Generasi Muda Masjid Agung Al-A’la Gianyar (GEMMA) menggelar acara Harlah GEMMA dengan mengangkat tema “35 tahun Perjalanan Remaja Masjid Agung Al – A’la”. Dimulai pada pukul 10.00 wita, kegiatan diawali dengan sambutan oleh Ka. Sie. Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Gianyar, Bapak H. Muhammad Choirun.
Adapun pesan yang beliau sampaikan kepada para remaja masjid antara lain, agar mengingat pesan Rasulullah SAW yaitu menjaga lisan. Terlebih pada masa kini para remaja hidup di jaman milenial. Sehingga menjaga lisan disini juga termasuk dalam bermedia sosial. Jangan sampai kita memposting hal – hal yang memprovokasi atau menjelekkan orang lain maupun agama tertentu. Buatlah pesan kebaikan atau postingan yang membuat kita makin cinta pada agama.
Bpk. H. M. Choirun mengenang kegiatan saat masih menjadi Remaja Masjid Al-A'la Gianyar
Alumni Remaja Masjid Al – A’la Gianyar pada era 90an ini juga menyampaikan bahwa anak – anak muda milenial lebih banyak yang tidak memfigurkan satu orang lagi. Padahal kita umat muslim sepatutnya hanya mengidolakan Rasulillah SAW. Sebagai contoh, ada anak yang masih kecil namun sudah memiliki fans yang cukup banyak. Bahkan banyak pula yang malah lebih mengidolakan artis Korea.
Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ketua DKM Masjid Agung Al-A'la Kab. Gianyar, Bapak H. Ibnu Atho’illah,ST,MT. Beliau mewasiatkan agar menjauhi “mo limo” yang merupakan dosa besar dalam Islam. Diantaranya mencuri, minum minuman keras, narkoba, membunuh dan berjudi. Karena setinggi apapun ibadahnya, kalau masi melakukan “mo limo” maka akan percuma. Dan salah satu cara untuk membentengi diri ialah dengan masuk ke organisasi remaja masjid.
Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan doa oleh Ketua MUI Kab. Gianyar, Ustadz M. Hasyim Asy’ari, dan tembang Nasyid oleh GEMMA putri diantaranya, Faiz Irya Ginar, Riska Rahmawati, Dinar Anggraeni dan Firdha. Histeria dan tepuk tangan turut mengiringi kemeriahan lantunan lagu hingga menjelang Dhuhur.
Kemudian, acara yang diikuti sekitar 115 remaja masjid se-Bali Timur ini dilanjutkan dengan Hadrah dari Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Gianyar dan pemutaran video sejarah remaja masjid sejak 1984 sampai menjadi GEMMA (sekarang).
Pemutaran video sejarah Remaja Masjid Agung Al - A'la Gianyar. Ketua Pertama, Bpk. M. Sukandi
Hingga sampai pada puncak acara yaitu pemotongan tumpeng oleh Ketua DKM Masjid Agung Al-A'la Kab. Gianyar, Bapak H. Ibnu Atho’illah,ST,MT. Dan penganugerahan AWARD untuk anggota GEMMA yang selama ini turut aktif. Adapun para pemenang kategorinya antara lain:
Terlemot : Desy
Terbully : Effendi
Terkocak : Amran
Terpopuler : Firdha
Terheboh : Riska
Teramah : Desy
Terkreatif : Faiz
Teristiqomah : Rida
Ter-Mager : Taqin
Tergalak : Satria
Penyerahan AWARD
Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada Remaja Masjid lain dan foto bersama. Dan mewakili segenap pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A’la Kabupaten Gianyar dan Generasi Muda masjid Agung Al – A’la Gianyar (GEMMA) mengucapkan terima kasih kepada:
-
Ikatan Remaja Masjid Nurul Yaqin (IRAMANY) Semebaung, Bedulu. Gianyar.
Remaja Masjid Darul Hijrah Keramas, Blahbatuh.
Remaja Masjid Belega, Blahbatuh.
Remaja Islam Bangli (RISBA).
Remaja Islam Masjid Al Fatah, Kampung Jawa, Klungkung.
Remaja Masjid Al Imron, Toya Pakeh, Nusa Penida, Klungkung.
Remaja Masjid Al Hikmah, Buitan, Karangasem.
Remaja Masjid Jeruk Manis, Karangasem.
Remaja Masjid se-Bali Timur
Demikian yang dapat kami sajikan, mudah-mudahan apa yang termuat pada web-blog ini dapat menjadikan Masjid Agung Al-'Ala Kab. Gianyar semakin maju dalam memakmurkan Masjid dan membina umat. Aamiin..
Kegiatan Majelis Dzikir dan
Maulidurrasul SAW merupakan hasil kerjasama dari Majelis Al Khidmah Provinsi Bali dengan DKM Masjid Agung Al – A’la Kab Gianyar. Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan guru - guru, sesepuh
pinisepuh dan kepada orang tua ahli kubur dan masyarakat sekitar Masjid Agung
Al - A'la Kab. Gianyar, khusus nya ummat muslim.
Berikut kami sajikan galeri foto kegiatan yang di selenggarakan pada Sabtu, 16 Februari 2019:
Ketua MUI Kab. Gianyar, Ustadz M. Hasyim Asy'ari (tiga dari kiri). Ketua Majelis Al Khidmah Provinsi Bali, H Ali Mashudi.
Turut hadir Ketua MUI Kab. Gianyar dan Habib Abdul Azis al Idrus
Jama'ah dari berbagai kalangan
Pembacaan Maulidurrasul
Jama'ah Wanita turut antusias
yang muda yang beriman
Add caption
Jama'ah Majelis Al Khidmah
Mahalul Qiyam
Dari berbagai kalangan
Tim Hadrah Majelis Al Khidmah
Sambutan Ketua Majelis Al Khidmah Provinsi Bali, H. Ali Mashudi
Sambutan Ketua Umum DKM Masjid Agung Al-A'la Kab. Gianyar
Dilanjutkan acara Makan Bersama / Megibung
Demikian yang dapat kami sajikan, mudah-mudahan apa yang termuat pada
web-blog ini dapat menjadikan Masjid Agung Al-'Ala Kab. Gianyar semakin
maju dalam memakmurkan Masjid dan membina umat. Aamiin..