Tampilkan postingan dengan label masjidagunggianyar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masjidagunggianyar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Juli 2025

Agenda Kegiatan Masjid Bulan Juli 2025





TANGGAL JAM MULAI JAM SELESAI LOKASI ACARA PELAKSANA
/ PANITIA
P.I.C.
Sabtu, 26 Juli 2025 09.00 10.00 Area Sholat Lt 2 Ikrar Muallaf Bidang Idaroh Gus Bento
Sabtu, 26 Juli 2025 20.00 s/d Selesai Lantai 1 Rapat Evaluasi Kepanitiaan GEMMA Al-A'la Gianyar Aldin
Ahad, 27 Juli 2025 05.40 s/d SELESAI Area Sholat Lt 2 Kajian Shubuh Bidang Imaroh Ali Fardi
Ahad, 27 Juli 2025 08.00 10.00 Ruang Lantai 1 Madrasatuna (Pembinaan Tilawatil Qur'an & Kaligrafi) Bidang Imaroh Rizcha
Ahad, 27 Juli 2025 09.00 s/d Selesai Gedung Belakang Lt 2 Rapat Koordinasi PD BKMM-DMI Kabupaten Gianyar Masa Khidmat 2024-2029 PD BKMM-DMI Kab. Gianyar Diah Erowati,S.H.
Ahad, 27 Juli 2025 10.00 Zhuhur Area Masjid Pendidikan Agama Islam Untuk SMP, SMA & SMK Bidang Imaroh Hj. Inggar Galuh
Ahad, 27 Juli 2025 Zhuhur s/d Selesai Lantai 1 Perawatan Lantai Marmer Bidang Ri'ayah H. Dimyati Syam
Ahad, 27 Juli 2025 16.00 s/d Selesai Lantai 1 Pengajian Rutin Bulanan DPD Pengajian Al-Hidayah DPD Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Gianyar Hj. Luh Wiratmini
Ahad, 27 Juli 2025 20.00 s/d Selesai Lantai 1 Pengajian Rutin Mingguan MT BSM Al - Ikhlas Masji dAgung Al-A'la Kabupaten Gianyar MT BSM Al - Ikhlas Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar Rosidi
Selasa, 29 Juli 2025 18.40 19.33 Area Sholat Lt 2 Khotmil Qur'an Bidang Imaroh Ali Fardi


Sudah Terlaksana
Sedang Berlangsung
Batal/Cancel
Libur Nasional/Lokal


BAGI YANG INGIN MENYELENGGARAKAN KEGIATAN DIPERSILAHKAN UNTUK MELAKSANAKAN DI LUAR WAKTU DAN AREA DILAKSANAKANNYA KEGIATAN TERSEBUT DENGAN MENGHUBUNGI SEKRETARIS MASJID (H.M. SUYANA +6281246177750) MINIMAL 1 MINGGU SEBELUM ACARA

Selasa, 01 Agustus 2023

Majelis Ilmu Sebagai Pusaka Akhir Zaman

Kita hidup di akhir zaman yang mana perkembangan teknologi, peradaban bahkan kemaksiatan sudah mentok. Demikianlah yang disampaikan ketua dmi Kabupaten Gianyar H. Ibnu Atho'illah,ST,MT, dalam muqadimah Majelis Taklim Sunnatur Rasul ﷺ Gianyar. Senin 31 Juli 2023. Di Masjid Agung Al - A'la Kabupaten Gianyar.

Beliau juga berpesan agar majelis-majelis Taklim seperti ini kita dapat memperoleh ilmu yang dapat kita jadikan pegangan atau pusaka menghadapi akhir zaman ini. Karena apa yang kita lakukan di dunia akan kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat nanti, tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Habib Abdul Muthalib Bin Hasan As-Segaf dalam tausiyah sesi pertama. Di zaman yang sudah mentok ini, Alhamdulillah, Allah ﷻ memberikan hidayah dengan menunjukkan jalan menuju rumah-Nya. Dengan dzikir, mendengarkan tausiyah dan mengkaji ilmu yang Allah ﷻ turunkan melalui Rasulullah ﷺ. Semoga dengan keberadaan kita di tempat ini menjadi wasilah bagi kita semuanya untuk menjadi orang-orang yang lebih baik dan terus lebih baik.

Dan saat ini kita telah berada di bulan Muharram. Yang mana umat Muslim merayakan tahun baru Hijriyah. Namun perlu kita ketahui peristiwa apa yang melatar belakangi adanya tahun Hijriyah. Yakni kepindahan Rasulullahﷺ bersama para sahabat, ujarnya.



Dan perlu kita pahami di sini ialah ketika hijrah, Rasulullah ﷺ justru menyuruh para sahabat untuk hijrah terlebih dahulu. Dan Rasulullah ﷺ tidak mau egois dalam hal ini, sehingga Rasulullah ﷺ merupakan tokoh yang tepat untuk kita jadikan panutan. Bahkan sebelum kenabian masyarakat Quraisy selalu mempercayakan atau meminta pertimbangan segala sesuatunya kepada Rasulullah ﷺ sehingga beliau diberi julukan Al Amin atau orang yang terpercaya, tutupnya.

Tausiah Sisi kedua kemudian disampaikan oleh Habib Mahdi bin Yahya Al - Maghrobi. Murid dari Habib Umar Al Hafiz ini menyampaikan tentang masa muda Rasulullah ﷺ. Nabi ﷺ lebih suka sendiri dan tafakur. dan Dalam Hadis disebutkan,

يَعْجَبُ رَبُّكَ مِنْ شَابٍّ لَيْسَتْ لَهُ صَبْوَةٌ

Rabbmu kagum dengan pemuda yang tidak memiliki shobwah [HR. Ahmad]

Shobwah adalah kecondongan untuk menyimpang dari kebenaran. Dikatakan juga bahwa ada 7 golongan yang mendapat naungan dari Arsy Allah ﷻ. Salah satunya ialah anak muda yang hatinya terpaut dengan masjid. Maka pada malam hari ini kita berada di rumah Allah ﷻ dan kita niat iktikaf. Dengan iktikaf juga sebagai momentum atau ajang kita taqarrub kita kepada Allah. Di sinilah kita memperbaiki hubungan kita dengan Allah ﷻ.

Rabu, 28 Juni 2023

TPQ MADIN Al - A'la Gianyar Rebut Kembali Juara Umum


Generasi Muda Masjid Agung Al-A'la (GEMMA) Gianyar menggelar Lomba Takbir dan Da'i Cilik dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1444H. Pada 28 Juni 2023 di Masjid Agung Al - A'la Kabupaten Gianyar.

Dan kali ini, TPQ MADIN Al - A'la Gianyar kembali merebut trofi Juara Umum setelah beberapa periode sebelumnya, sempat direbut peserta lain. Dengan perolehan nilai 1562.

TPQ Al-A'la Gianyar saat lomba takbir

Kepala MADIN Al - A'la, Ustadz H. Miftahul Huda, menyampaikan rasa terima kasih kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atas segala support-nya kepada kami. Dan hal ini akan kami jadikan motivasi untuk kedepannya agar lebih giat lagi dalam prestasi.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala TPQ Al-A'la Gianyar, Ustadzah Arif Siti Musrifah,S.Pd. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada segenap dewan guru atas kerjasama dan kinerja yang luar biasa. Serta bantuan dari para wali santri.

Penilaian oleh Juri Da'i Cilik

Dan terima kasih untuk GEMMA  yang sudah mengadakan event yang luar biasa ini. Mudah - mudahan kedepannya akan lebih baik lagi. Dan kita juga bisa mempertahankan apa yang sudah kita dapatkan, tutupnya. 

Selasa, 07 Maret 2023

Peringatan Malam Nisfu Sya'ban 1444 H


Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Peringatan Malam Nisfu Sya'ban 1444 H. Selasa, 7 Maret 2023.

 Bertempat di lantai atas Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar. Selepas sholat Maghrib berjamaah, acara dimulai dengan pembukaan oleh sambutan Ketua Tanfidz, Ustadz Agus Arianto.

Malam ini adalah malam yang penuh penuh dengan keberkahan. Malam Nisfu Sya'ban jatuh pada pertengahan bulan Sya'ban, ujarnya. Dan dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin pertama oleh H. Miftahul Huda dan doa Nisfu Sya'ban Ustadz M. Hasyim Asy'ari.

Surat Yasin kedua dibacakan oleh Ustadz Ali Fardi dan doa Nisfu Sya'ban kedua dibacakan oleh Ustadz H. Ibnu Atho'illah,ST.MT. Dan surat Yasin ketiga dibacakan oleh Ustadz M. Sofi. dan doa ketiga oleh H. Mussamil.

Surat tersebut dibaca bergantian dan diselingi doa. Acara yang dihadiri oleh sekitar 500 orang ini ditutup dengan sholat Isya berjamaah.



Senin, 20 Februari 2023

Perayaan Isra Miraj 1444H

Ketua PHBI Kabupaten Gianyar, Bapak M. Suyana

Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Peringatan Hari Isra Miraj 1444 H. Sabtu, 18 Februari 2023.

Bertempat di lantai bawah Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar. Selepas sholat Isya berjamaah, acara dimulai dengan pembukaan oleh Ustadz Firman Ayani dan Dzikir Basmalah.

Dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur'an oleh Ustadz Mahram dan sambutan Ketua PHBI Kabupaten Gianyar, Bapak Muhammad Suyana. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung.

Pria yang menggeluti usaha kuliner ini juga berharap dengan diadakannya acara ini kita dapat lebih mengenal Rasulullah SAW. Dan dapat menjalankan sunnah - sunnahnya. Hingga menjadi orang yang bertaqwa, ujarnya.

K.H. Anwar Adnan

Dilanjutkan dengan tausiah dari K.H. Anwar Adnan. Diawali dengan perkenalan diri dan pengalaman beliau selama berdakwah. Jika meminjam istilah Jamaah Tabligh, saya juga melakukan khuruj selama 12 tahun. Atau dakwah ke 270 Kabupaten kota di Indonesia.

Kemudian memaparkan proses pembentukan NU di negara Afghanistan. Yang mana saat itu masi dalam keadaan konflik. Dan akhirnya pengurus NU nya terdiri dari orang asli Afghanistan, tambahnya.

Dari banyak negara yg disinggahi beliau juga memaparkan peran strategis Infonesia. Kemudian pesan para murid dari Kyai Hasyim Asy'ari. Pokoknya sampeyan jaga Indonesia. Jangan sampai Indonesia pecah. Karena Indonesia itu solusi untuk seluruh krisis dunia nanti di akhir zaman, tutupnya.

Acara yang dihadiri oleh segenap lapisan masyarakat seperti NU, Muhammadiyah, LDII, BAZNAS, DMI ini ditutup oleh doa yang dipimpin oleh Dewan Syuro Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar, Ustadz Ibnu Atho'illah,ST.MT.

Ketua Dewan Syuro, H. Ibnu Atho'illah,ST,MT memimpin doa

Live video :
https://fb.watch/iMxbqUXY8y/?mibextid=cr9u03

https://www.youtube.com/live/tsYnoXO709w?feature=share

Kamis, 26 Mei 2022

Tahsinul Qur'an- Ghorib dan Musykilat

HOME STRUKTUR KEPENGURUSAN PROGRAM KERJA SEJARAH MASJID INFORMASI
H. Khoeron, M.Pd.I sebagai pemateri

Masjid Agung Al-A'la Kabupaten Gianyar kembali mengadakan kegiatan Tahsinul Qur'an pada Kamis 26 Mei 2022 dengan topik pembahasan "Ghorib dan Musykilat".

Kegiatan ini mengundang Guru TPQ MADIN yang ada di Kabupaten Gianyar dan masyarakat umum ini dimulai pada pukul 10.15 dengan mengambil tempat di Lantai 1 Masjid Agung Al - A'la Gianyar.



H. Khoeron selaku pemateri menyampaikan bahwa bacaan ghorib dapat diartikan sebagai bacaanMumpuni  yang asing. Asing di sini diartikan sebagai bacaan yang tidak sebagaimana biasanya. Jika tidak dipelajari secara baik, dikhawatirkan akan salah dalam membacanya.

Sebagai contoh pada surah Hud ayat 41. مَجْرَاهَا , huruf ra' pada kalimat majraaha dibaca Imalaah (salah satu jenis ghorib) yaitu membelokkan bunyi fathah ke bunyi kasrah sekedar 2/3 dan huruf ra’ dibaca tarqiq, sehingga dibaca menjadi majreeha



Ka. Si. Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar ini kemudian menyampaikan tentang Musykilat. Musykilat merupakan bacaan yang tidak lazim atau terdengar aneh karena terdapat perbedaan antara tulisan dengan cara membacanya.

Acara yang dihadiri oleh 79 peserta ini ditutup pada pukul 12.00 wita oleh Ketua Seksi Pendidikan, Pelatihan dan Kaderisasi Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al-A'la Gianyar, H. Miftahul Huda.

Penulis : Fifin & @bento_jalan2

Senin, 04 April 2022

Kajian Fiqih Wanita, Haid Nifas Istihadhah

HOME STRUKTUR KEPENGURUSAN PROGRAM KERJA SEJARAH MASJID INFORMASI




Ustadzah Sri Wahyuni selaku pemateri

Haid atau menstruasi adalah darah yang keluar melalui kelamin perempuan yang sudah berusia minimal 9 tahun hijriyah kurang 16 hari kurang sedikit (8 tahun 11 bulan 14 hari lebih sedikit), dan keluar tidak disebabkan sakit atau melahirkan.

Demikianlah yang disampaikan Ustadzah Sri Wahyuni pada acara kajian Fiqih Wanita yang diselenggarakan oleh Seksi Pemberdayaan Perempuan dan Sosial, Dewan Kemakmuran Masjid Agung Al - A'la Kabupaten Gianyar, Jumat 1 April 2022.

Lalu terkait hukum mempelajari haid, wanita yg juga Ketua MT Ibu - Ibu Masjid Al-A'la Gianyar ini juga menyampaikan bahwa hukum mempelajari haid adalah Fardhu ‘ain bagi semua perempuan yang sudah baligh. Terkait seluruh permasalahan dalam bab haidh, nifas dan istihadhah.

Bahkan bagi suami yang tidak bisa mengajari sendiri istrinya tidak boleh melarang istrinya untuk keluar rumah dalam rangka mempelajari hukum-hukum haidh dan yang terkait. (I’anatut-Thalibin)

Dan bagi laki - laki, hukumnya Fardhu kifayah. Apabila ada yang memahami ilmu haidh, maka kewajiban yang lain sudah gugur. Berkaitan langsung dengan ibadah amaliah yang harus dilakukan.

Kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh 80 orang peserta ini juga membahas tentang masa waktu haid dan masa suci setelah haid. Terlebih dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Terkait masa haid paling sedikit adalah 24 jam, baik terus-menerus atau terputus-putus dalam masa 15 hari. Seandainya kapas atau sesamanya dimasukkan ke dalam kemaluan masih menampakkan bercak atau basahnya darah haid meskipun hanya berwarna keruh dan tidak sampai mengalir ke bagian luar vagina.

Dan jika tidak menampakkan bercak sedikitpun, maka berarti sudah putus dari darah. Apabila jumlah keluarnya darah diragukan apakah mencapai 24 jam atau tidak, maka terdapat 2 pendapat. Pertama menurut Imam Ibnu Hajar tidak dihukumi haidh, tetapi dihukumi istihadhah. Sedangkan menurut Imam Ramli dihukumi haidh.

Paling banyak masa haidh adalah 15 hari 15 malam tanpa disyaratkan darah keluar terus menerus. Namun ketika dijumlah mencapai 24 jam. Dan apabila ketika dijumlah tidak mencapai 24 jam maka tidak dihukumi haidh.

Selama darah keluar dalam batasan 15 hari 15 malam, maka warna dan sifat-sifat darah tidak menjadi pertimbangan dan tidak mempengaruhi, sehingga semua darah yang keluar dihukumi haid.


Termasuk berhukum haid adalah bersih disela-sela darah haid tersebut, demikian menurut pendapat yang kuat. Pendapat ini diberi nama dengan qaul sahbi. Sedangkan pendapat sebaliknya mengatakan bahwa bersih disela-sela darah haidh tidak berhukum haidh, pendapat ini diberi nama dengan qaul laqthi.

Jadi, menurut pendapat terakhir ini puasa dan sholat yang dilakukan pada waktu bersih di sela-sela keluarnya darah dihukumi sah.

Paling sedikitnya masa suci yang memisah antara satu darah haidh dengan darah haid lain adalah 15 hari 15 malam secara terus menerus. Sedangkan untuk maksimalnya tidak ada batasan tertentu.

Apabila masa suci yang memisah kurang dari 15 hari 15 malam. Maka terdapat empat perkara sebagai berikut:

Pertama, apabila masa keluarnya darah pertama, serta masa bersih yang memisah dan masa keluarnya darah kedua masih dalam rangkaian masa 15 hari terhitung dari masa permulaan keluarnya darah pertama, maka semuanya dihukumi haidh plus masa bersih yang menengah-nengahi.

Kedua, apabila masa keluarnya darah pertama ditambah masa bersih sudah mencapai 15 hari atau lebih, sedangkan masa darah kedua ditambah masa bersih sebelumnya genap 15 atau kurang, maka hukumnya adalah pertama dihukumi haidh. Kedua, darah kedua dihukumi darah istihadhoh/fasad.

Ketiga apabila masa keluarnya darah pertama ditambah masa bersih sudah mencapai 15 hari atau lebih, sedangkan masa darah kedua ditambah masa bersih sebelumnya lebih dari 15 hari, maka hukumnya adalah, Darah pertama dihukumi haid, bersih yang menengahi dihukumi suci, dan darah kedua yang menyempurnakan masa suci genap 15 hari dihukumi darah istihadhah/fasad.

sedangkan darah selebihnya dihukumi darah haid asalkan memenuhi syarat-syarat haid ( tidak kurang dari 24 jam dan tidak melebihi 15 hari). Jika sisa darah kedua melebihi 15 hari maka perempuan tersebut tergolong mustahadhah.

Keempat, jika keluarnya darah kedua masih dalam rangkaian 15 hari terhitung sejak keluarnya darah pertama dan keluarnya darah kedua melebihi dari 15 hari terhitung sejak keluarnya darah pertama, maka perempuan tersebut tergolong wanita yang mengalami istihadhah.

Redaksi : @bento_jalan2 

Foto : Nurul Hidayah

Rabu, 18 September 2019

Struktur & Program DKM Masa Bhakti 2019-2022

 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءوَالْمُرْسَلِيْنَ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ


 SEMANGAT BARU DEWAN KEMAKMURAN MASJID AGUNG AL-A’LA KAB.GIANYAR

 MASA KHIDMAT 2019 - 2022




STRUKTUR KEPENGURUSAN:

Struktur Kepengurusan 2019-2022


VISI MISI:

VISI MISI 2019-2022